Sinopsis Film Blackpanther

lost-theseries.com – Film Black Panther: Wakanda Forever, telah tampil di bioskop Indonesia.Film Black Panther: Wakanda Forever berjenis action, adventure, dan sinetron yang disutradarai oleh Ryan Coogler.

Scott Cooper merangkap jadi penulis scenario film Black Panther: Wakanda Forever bersama Joe Robert Cole.Mendekati produksinya yang diawali tahun akhir ini, Marvel sudah melaunching simbol, judul dan skenario sah dari sekuel Film Black Panther: Wakanda Forever.

Tetapi gagasan penyiaran Film Black Panther: Wakanda Forever berbeda karena keperginya Chadwick Boseman yang tiba-tiba pada Agustus 2020.Marvel sudah mengonfirmasi jika peranan T’Challa dalam Film Black Panther: Wakanda Forever tidak diganti oleh artis baru untuk menghargai warisan Boseman.

Nanti sekuel itu akan fokus pada negara Wakanda pada beberapa watak yang turut serta didalamnya. Kalian dapat membaca skenario Film Black Panther: Wakanda Forever berikut ini.Marvel Studios Black Panther: Wakanda Forever akan mengeksploitasi kedahsyatan negara Wakanda dan semua personalitasnya yang telah dikenalkan di film pertama.Kematian si raja dicatat dalam mural ialah figur Chadwick Bosseman, dan dicatat dalam mural huruf Wakanda, jika disimpulkan dalam Alfabet ini berarti: “Hidup Raja dan Panther Selalu Ada dalam Diri Kita.”

Sebuah upaca dilaksanakan di negara Wakanda, upacara atau ritus penyemayaman dilaksanakan dengan ciri khas masyarakat Wakanda sebagai wujud penghormatan pada si raja.Biasanya haru dan isak tangis penyemayaman dibalut baju warna hitam, sebagai wujud duka cita. Namun, berlainan dalam teaser Black Panther ini, di situ masyarakat menggunakan baju bertopik putih-putih.Dari beberapa ulasan yang telah menyebar di beberapa media sosial, film Black Panther Wakanda Forever dibuat dengan fondasi narasi benar-benar berlainan.

Baca Juga : Film Argantara, Dibintangi Natasha Wilona dan Aliando Syarief

Pada Black Panther Wakanda Forever ini beberapa pemirsa secara psikis akan dibawa untuk rasakan duka cita saat ditinggalkan seorang raja yang dikagumi.
ang sutradara Black Panther Wakanda F orever yaitu Ryan Coogler sukses membuat elemen duka cita itu sebagai alur cerita super epik.

Ditambah Coogler membuat alur cerita super padat dengan keterangan mendalam yang membuat Black Panther Wakanda Forever tidak terasanya menjemukan walau mempunyai durasi waktu benar-benar panjang.

Seperti ulasan yang diupload account Twitter @SiPalingBioskop, fondasi elemen duka cita mengenai kehilangan seorang sukses dibuat super epik oleh Coogler.Belum juga kedatangan Namor sebagai anti-hero yang makin menambah status Wakanda ke arah titik paling rendah dalam Black Panther Wakanda Forever ini.

Beragam ulasan positif sampai sanjungan mengenai Black Panther Wakanda Forever sampai sekarang terus membajiri media sosial.Selainnya alur cerita, beberapa pemirsa memberi ulasan positif dari faktor pembangun film yang lain seperti cinematography, musik, sampai baju.Memang alur cerita jadi elemen paling penting dari sebuah film, tetapi tanpa support beberapa elemen itu pasti tidak sanggup menarik ketertarikan pemirsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *