Review : In The Tall Grass – Netflix

Perhatian! Artikel ini mengandung Spoiler!

Pada tanggal 4 Oktober 2019 lalu, Netflix merilis sebuah film horror berjudul In the Tall Grass. Film ini merupakan hasil adaptasi dari karya Stephen King dan Joe Hill.

Mengisahkan tentang seorang perempuan hamil yang masuk ke dalam hamparan rumput tinggi dan luas. Ia bersama dengan kakaknya ke sana karena mendengar suara seorang anak meminta pertolongan. Namun, niat baik berujung celaka. Mereka menyadari ada yang salah karena tidak kunjung menemukan jalan keluar dari sana. Lalu ada apa yang menanti di dalam rumput tinggi itu?

Tanpa basa – basi, fil diawali dengan sebuah mobil yang melintas di sepanjang jalan Amerika Tengah. Di dalamnya ada seorang perempuan hamil juga pria yang merupakan kakaknya. Karena merasa mual, mereka akhirnya menepi. Saat itu mereka mendengar suara anak kecil meminta pertolongan. Mereka akhirnya memasuki padang rerumputan itu.

Namun sayangnya, tokoh yang bernama Becky DeMuth dan Cal DeMuth ini tidak menaruh kecurigaan apa – apa pada tempat itu. Setelah tersesat dan kehilangan arah, mereka tetap berputar – putar di padang gulma yang rimbun itu. Selain itu waktu yang ada pada padang tersebut lebih lama jika dibandingkan dengan dunia luar.

Alurnya agak unik dan membuat film ini terkesan sudah selesai hanya beberapa menit awal, namun menyisakan banyak pertanyaan, apa yang terjadi dengan tokoh – tokoh yang ada di dalamnya. Belum lagi, sebelum masuk ke padang rumput, mereka sempat memarkirkan mobil di depan gereja yang tampak mencurigakan.

Selain itu nasib dari sang pengemudi mobil juga menjadi pertanyaan yang diharapkan dengan jelas oleh para penontonnya. Film ini akan menjelaskan beberapa, namun ada juga poin yang seakan membiarkan penonton untuk berimajinasi sendiri.

Ada beberapa mobil yang terlihat di gereja dekat padang gulma, seakan menandakan bukan hanya merekalah orang yang terjebak di sana. Tapi sepanjang film, tidak terlalu banyak karakter yang ditunjukkan.

Setelah berputar – putar di padang rumput, akhirnya semua mulai terasa masuk akal. Mungkin selama menonton film ini kalian akan merasakan bosan karena memang hanya bisa melihat padang rumput. Tapi di sisi lain, mungkin kita bisa betah menonton karena penasaran dengan apa yang akan terjadi.

Cerita utama pada film ini mengenai penebusan dosa, salah satunya seperti Travis dan Becky yang tidak terlalu menginginkan anaknya, Ross yang merupakan pria egois, semua itu tertutup dengan padang gulma yang lebat dan merupakan sumber masalah utama pada film ini.

Selain itu fokus tontonan juga akan menjadi lebih terfous pada bagaimana cara untuk keluar dari tempat tersebut dari pada penebusan dosa itu. Tapi sayangnya ketika kita mulai memahaminya, film ini menjadi sedikit membosankan. Andai kalau tema pengangkatan dosa bisa dibahas lebih mendalam, seharusnya kita dapat lebih bersimpati dengan karakter dan bisa lebih menikmati ceritanya.

Nah, itulah review singkat dari film Netflix, In the Tall Grass. Bagi Anda yang tertarik untuk menyaksikannya, coba saja untuk menontonnya. Mungkin akan sedikit membosankan ketika hanya melihat rerumputan tinggi dan karakter berputar – putar di sana. Tetapi film ini akan cocok untuk Anda yang memang menyukai film misterius dan membuat penonton bertanya – tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi di sana.

Semoga review ini dapat bermanfaat bagi Anda yang penasaran seperti apa film ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *